Lokananta

Lokananta adalah sejarah dan Efek Rumah Kaca yang bermutasi menjadi Pandai Besi ingin menorehkan secuil sejarah di tempat bersejarah. Sebagai perusahaan rekaman dan label musik pertama di Indonesia yang berdiri tahun 1956 di Solo, Lokananta pernah mengalami zaman keemasan memproduksi piringan hitam dan kaset. Ruangan arsip mereka kini masih menyimpan ribuan lagu daerah dari seluruh Indonesia dan rekaman pidato-pidato kenegaraan Presiden Soekarno.

Nama Lokananta sendiri diberikan oleh presiden pertama kita, yang artinya “gamelan di kahyangan yang berbunyi tanpa penabuh”. Dengan akustik ruangan tua studio legendaris berukuran 14 x 31 meter itu, Pandai Besi terinspirasi untuk melakukan sesi rekaman di sana. Sembilan lagu dari album pertama dan album kedua Efek Rumah Kaca akan dimainkan oleh Pandai Besi dan direkam secara live di Lokananta pada tanggal 9 hingga 12 Maret 2013. Hasilnya akan dirilis dalam bentuk piringan hitam, kaset, dan CD.

Pandai Besi sendiri beranggotakan personel Efek Rumah Kaca yaitu Cholil Mahmud dan Akbar Bagus Sudibyo serta ditambah additional tetap mereka saat di panggung yakni Airil “Poppie” Nurabadiansyah, Andi “Hans” Sabarudin, Muhammad Asranur, Agustinus Panji Mahardika, dan serta didukung Nastasha Abigail sebagai vokal latar.

Proyek ini dimulai dengan beberapa latihan di studio sejak bulan puasa tahun lalu. Di tengah kesibukan Efek Rumah Kaca merampungkan album ketiga, Pandai Besi mulai serius menggarap proyek spesial yang awalnya hanya iseng diniatkan untuk melepaskan kebosanan setiap membawakan lagu-lagu di album Efek Rumah Kaca (2007) dan Kamar Gelap (2008). Mereka mencoba bersenang-senang dengan menempa lagu-lagu lama Efek Rumah Kaca dengan interpretasi baru, menyuntikkan warna segar yang berbeda dari patron biasa.

Untuk berpartisipasi serta memberikan dukungan untuk proyek Crowdfunding Pandai Besi rekaman di Lokananta, kalian dapat melakukannya dengan cara memilih paket serta mengirimkan bukti transfer ke efekrumahkaca@gmail.com. Untuk informasi lebih lanjut silahkan mengunjungi alamat website efekrumahkaca.net.

No more articles